Benak Bangsa - Cerita Pendek - Namanya Bentala. Seorang pria berusia 32 tahun yang dikenal pekerja keras, ramah, dan selalu bisa membuat orang lain tertawa. Di tempat kerjanya sebagai staf logistik di sebuah perusahaan manufaktur, Bentala menjadi teman yang disukai banyak orang. Tapi tak banyak yang tahu, di balik senyumnya yang hangat, tersembunyi luka lama yang belum sembuh—luka karena keluarganya sendiri. Bentala lahir sebagai anak sulung dari tiga bersaudara. Ayahnya seorang pegawai negeri, sedangkan ibunya ibu rumah tangga. Sejak kecil, Bentala tahu bahwa keluarganya tidaklah harmonis. Ayahnya sering pulang malam dalam keadaan mabuk, dan tak jarang suara teriakan serta tangisan ibunya terdengar dari balik kamar. Bentala kecil belajar menjadi dewasa lebih cepat dari anak-anak lain. Ia menenangkan adik-adiknya, membuatkan mereka makan, dan menghibur mereka saat ketakutan. Ketika Bentala berusia 15 tahun, ayahnya meninggalkan rumah. Begitu saja. Tanpa penjelasan. Ibunya jatuh sak...